Subscribe to our RSS Feeds
Hello, this is a sample text to show how you can display a short information about you and or your blog. You can use this space to display text or image introduction or to display 468 x 60 ads and to maximize your earnings.

MENCARI KEBENARAN

0 Comments »
Suara kokok ayam yang terdengar nyaring, Burung – burung berkicau dengan merdunya, di pagi yang cerah berawan. Masyarakat Desa Sukajadi mulai keluar rumah, yang berarti menandakan mereka bersemangat bekerja untuk mencari nafkah mereka. Hmmmm....., Joko menghela nafasnya di pagi yang cerah,seakan – akan bosan dengan hari ini. Joko tampak malas dan lesu bahkan sepertinya kurang semangat. “Joko...!!!!,kenapa masih tidur? Dasar anak sialan, seenaknya malas-malasan”Tante Ratna dengan kasarnya membentak Joko yang baru sadar dari tidurnya.
Rupanya itulah yang membuat Joko Tampak kurang bersemangat dan bosan, karena setiap hari dimarahi oleh Tantenya. “Coba saja Ayah dan Ibu masih ada, semua tidak akan seperti ini” kata Joko yang sudah muak dengan apa yang terjadi pada dirinya.
Joko adalah anak tiri yang sekarang tinggal bersama Tantenya yang galak, karena kedua orang tuanya sudah meninggal, rumah beserta isinya diserahkan kepada Tantenya karena selaku adik ayahnya satu – satunya. Di rumahnya sendiri, Joko bukan di anggap sebagai keponakan, tapi malah dianggap sebagai pembantu, yang selalu di perintah oleh tantenya.
“Heh.. Joko, setelah cuci pakaian, jangan lupa Pel rumah! Dan jangan harap dapat makan malam sebelum semua pekerjaan itu kamu selesaikan, mengerti!” Kata Tante Ratna dengan megitu galaknya membentak Joko, “Iya Tante” Joko hanya bisa menuruti apa kata tantenya saja.
Hari – hari seperti ini sering di alami oleh Joko, seakan – akan Joko ingin mati karena tidak tahan dengan hari – hari yang dia lalui semenjak kedua orangtuanya pergi meninggalkannya. “Ya Allah kau lah yang maha segalanya, aku tidak sanggup lagi menerima cobaan yang kau berikan ini, tunjukkanlah kebesaranmu ya Allah, Berilah aku petunjukmu agar aku bisa menjalankan semua ini” Joko berdoa dengan khusyuk sampai mengeluarkan air mata.
Pada suatu hari pada saat Joko pulang dari Pasar, Dia melihat dirumahnya dua orang berseragam lengkap yang tak lain dan tak bukan adalah seorang polisi yang dengan secara paksa membawa Tante Ratna ke kantor polisi. “Maaf dek, Adek yang benama Joko ya?” salah seorang polisi bertanya kepada Joko. “Iya, Saya joko? Kenapa dengan Tante saya Pak? Joko yang penasaran bertanya kepada Pak Polisi.

03.15

0 Responses to "MENCARI KEBENARAN"

Posting Komentar